Selasa, 20 Desember 2011

lukisan mawar hitam

hari ini,hidupku kembali menorehkan kanfas-kanfas buram di ats lukisan yang selama ini hampir sempurna menjadi lukisan mawar yang tengah mekar, warnanya kemerah-merahan, daunnya hijau segar di pandang mata,  durinya tajam halus membuat siapa yang ingin memeganggnya berpikir 2x. namun tiba-tiba lukisan itu menjadi buram hitam,tinta2 itu tumpah tersenggol tanganku sendiri, kertasnyapun semakin kuyup di siram hujan tinta dan tsunami warna yang tiada ampun, tak ada lagi tanda-tanda bahwa di situ ada lukisan sebuah mawar, hanya ada tinta yng melimpah rusah di atas kertasyang semakin hancur.

mawar itu tak berwujud lagi....
qu tak tau dimana kelopak2nya yang tadi sedang merekah, ku tak tau dimana daunnya yang tadi hijau segar, dandi sudut mana  durinya yang begitu garang melindungi sang mawar dari tangn2 sembarangan.qu tak tau lagi dimana itu semua...
dihadapanku sekarang hanyaada secarik kertas yang penuh noda yang sebentar lgi takr berwujud dan semakin hancur, pandanganku buram, keruh, dan semakin sayu, qu terdiam , terkulai seperti mawar itu, hanya kibisuan jadi teman, air mata sebagai sahabat dan keputus asaan adalah saudaraku saat ini.

sama sekali aq tdk berpikir untuk melukis mawar itu kembali, qu hanya menyesali yg tlah terjadi, padahal di tangan ku ada kanfas-kanfas biru yang siap melukiskan langit-langit baru...
tak terpikir ada jutaan mawar y ang bisa aq lukiskan lagi, ada jutaan mawar yang siap menebar harum ke segala penjuru, kenapa hanya karana kegglan itu lalu aq terjatuh dan tak berdaya?

kini aq mengerti, hidup adalah lautaAN . maka jangan takut untuk tenggelam , karena disana ada berjuta mutiara tesimpan... maka selamilah hidup... nikmatilah....hargailah...dan syukurilah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar