Kau ibarat sekuntum bunga
Yang tumbuh
di taman hatiku
Akarmu
kokoh, tegak berdiri
Di lubuk
hatiku….
Harummu
mewangi di jiwa
Merekah
senyummu walau di atas luka
Ku saksikan
tegarnya hatimu
Hingga
melelehkan salju di jiwa
Ku saksikan
mulianya pengorbananmu
Membuat
putik sari cinta semakin manis
Di hari muda…
Kasihmu
selalu hijau
Subur dan
takkan gersang
Sepanjang waktu
Sepanjang waktu
Dan ketika
madumu mengalir
Dalam jiwaku
Dalam jiwaku
Mahkotamu
semakin berkilau
Di terpa
sinar surya.
Mahkota seorang bunda
Yang
bercahaya walau di malam gulita
Bunda…kaulah bunga jiwaku
Yang mekar
abadi
Dan takkan pernah layu.
Dan takkan pernah layu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar