Yang
mengambang di pelupuk mata
Hingga
menutup semua cahaya
Menghalangi
jalanku menuju cinta
Janjimu
bagai kabut hitam
Yang
seolah melarang perjalananku menuju Mesirku
Kata-katamu
kini gersang
Membuat
Mesir terpanggang
Dan
nilku kering
Bersama
cahaya nan terik
Apa
yang dapat kau rasa ?
Dari
setitik salsabila
Dan
kini ainul mardhiah terluka
Demi
air mata!
Ketika Nil keruh
Ketika
hati bergemuruh
Dan
pasir di padang runtuh
Adakah
jiwamu merasa?
Betapa
hatiku luka
Namun ku harus rela…
Namun ku harus rela…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar