Madu-empedu
Ada kilauan cahaya di matanya
Ada berjuta harapan di sana
Dalam, tak ada yang tahu
Meneteslah butir-butir madu
Seiring pecahnya empedu
Pahit manis menjadi satu
Tak ada yang tahu rasa-ku
Biarkan ia tumbuh, biarkan ia tumbuh
Mekar dan subur di taman ini
Biarkan ia menatap dengan pelan
Mencuri sedikit waktu dari jiwa yang menunggu
Biarkan ia merawat
Membelai rasa yang ada
Biar..biarlah ..
Jauh menatap ke dalam hatinya
Mencoba merasakan kedamaian
Meski dalam kerinduan yang dalam
Ah ..pahit .. manis
Menjadi satu dalam mangkok madu dan empedu
Biarkan musim yang kan menjemputku untukmu..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar